KITA BEKERJA HARUS DINIATKAN KARENA ALLAH
Asslamu’alaikum Wr. Wb. Sahabat
Status Islami
“ Saya Aldi saya akan membagi pengalaman saya, dimana saya bekerja di
Alfamart, untuk lokasi cabangnya saya tidak menyebutkan, karena saya tidak mau
ada yang tersinggung gitu, saya bekerja di Alfamart ini sejak tahun 2012 – 2013
dan sekarang sudah berhenti di Alfamart, semenjak saya bekerja di Alfamart ini
saya selalu sedih, alasan saya bersedih karena saya iri pada orang –orang bisa
berangkat sholat Jum’at, sedangkan setiap hari Jum’at saya dan teman teman
tidak bisa meninggalkan pekerjaan tersebut, pernah mendengan lokasi cabang
alfamart yang lain di bolihin untuk sholat jum’at, mungkin saya tidak beruntung
saja karena ditempatkan di cabang alfamart ini tidak bisa untuk mengikuti sholat
jum’at, terkadang saya berfikir dan pernah mendengngar bahwa barang siapa yang
tidak mengikuti sholat jum’at dalam waktu 3 x maka dinamakan Murtad, Auzubilah
minzalik, teringat perdengaran tersebut saya selalu menangis setiap malam, buat
apa saya agama islam pada akhirnya saya murtad dari agama tersebut.
Setelah berfikir panjang saya memutuskan untuk berhenti, dari pekerjaan
tersebut, mesti saya terbebani oleh 1 kendaraan Motor yang belum lunas dan yang
ke 2 uang untuk biaya kuliah setiap semesternya. Saya sudah berfikir matang
matang untuk berhenti dengan alasan karena tidak bisa sholat jum’at.
Setelah saya berhenti pada tahun 2013 saya, mencari pekerjaan kembali,
ternyata sungguh susah cari pekerjaan lain, hari – demi hari aku berdo’a untuk
bisa mendapat pekerjaan yang lain tapi bisa untuk waktu Sholat Wajib maupun Jum’at,
pada hari rabu, saya di telfon oleh teman saya bahwa ada pekerjaan yang
membutuhkan 1 orang, tapi besar gaji 500.000 perbulan. Perbandingan dari kerja
Alfamart sama pekerjaan baru itu berbanding jauh lebih besar di alfamart, tapi
saya bersyukur karena saya bekerja /mencari kerja karena Allah, dan karena
Wajib dan sunahnya. Saya mencoba ambil kira kira 5 bulan bekerja, dan pada hari
sabtu, teman yang dulunya tidak contact lagi ternyata telefon, katanya ada
perusahaan /instansi bagi saya itu menggiyurkan, dan perusahaan itu meninggikan
hokum islam, bahkan syarat dari perusahaan itu kalau kariawan tidak sholat maka
akan di pecat katanya… dan saya pun ambil setelah saya bekerja di perusahaan
tersebut selama 1 bulan, pertama menerima Gaji ternyata Allah itu maha besar,
dan maha penyayang, gaji dari pekerjaan baru tadi sama alfamart lebih besar
yang ini, kira – kira 5000.000,- dan ada ples ada jenjang karirnya pula. Saya tersimpuh
dan bertaubat kepada allah karena rasa syukur ku ini barangkali dimasa
kesusahan saya penuh dengan kecurigaan/buruk sangka kepaa Allah akan dimaafkan
olehnya.
Dan saya kini hidup bahagia, sudah bisa melamar calon istri, bekerja
tetap, bisa sholat Alhamdullilah ini semua Allah yang merencanakan. “ salam
@Aldi
Dari cerita tersebut kita
menyimpulkan bahwa Allah itu mempunyai rencana untuk masing masih penciptanya,
dan lebih mantap lagi kalau apa yang kita lakukan dalam beraktivitas itu lilahi
taala, ya insya Allah, Allah akan memudahkan.
Semoga dengan adanya cerita
tersebut di atas kita bisa memetik suatu pelajaran, bahwa semua bumi dan langit
itu hanya milik Allah semata, maka kita harus meminta pada pemiliknya bukan
meminta kepada orang lain. Karena orang lain bisa kenal kita itu semata mata
oleh kehendaknya.

0 comments:
Post a Comment