JADIKAN DIRIMU SEBAGAI BIDADARI
BUMI
Mungkin
kita pernah mendengar bukan, bahwa akan ada Bidadari Syurga yang akan menemani
kaum muslimin yang sholeh ketika berada di dalam Janahnya Allah, yang belum tersentuh
oleh siapapun bahkan malaikat sekalipun.
Nah
kalau itu kan bidadari yang yang berada di dalam syurga, masa kamu tidak bisa
sih menjadi Bidadari di Bumi. Bukankah sama, Cuma perbedaanya kalau bidadari
syurga kekal didalamnya, sedangkan dibumi itu hanya sementara. Tapi inya allah
kalau kita menjaga diri kita dengan baik, pasti bisa kan menjadi Bidadari
Syurganya untuk imamu nanti.
GIMANA CARANYA AGAR SAYA MENJADI
BIDADARI BUMI ?
Dari
pertanyaan seperti itu, pastinya tidak
gampang, tidak semudah membalikan telapak tangan, Kok kaya gitu cih ?, kenyataanya emang benarkan, coba bayangkan
jaman sekarang, bukan kah Masjid kalah dengan Taman, bukan kah terang kalah
dengan gelap. Tapi ini bukan puisi loh heeheheh. Tapi emang benar kaya gitu
kan.
Jadi
sudah terjawab bukan, Jadi apa pantas
kita ini dinamakan Bidadari Bumi, “ Kok
susah banget sih “ , Tidak susah kalau kita mau berusaha.
AKU SUDAH TERSENTUH /TERNODA ?
Namanya
juga manusia luput dengan kesalahan dan dosa, bukan kah islam sudah mengajarkan
kita untuk selalu bertaubat, tapi bukan taubat sambal loh, to taubat sambel sih
mending ga usahlah. Taubat lah dengan benar dan tidak lagi melakukan kesalahan,
dan Insya Allah jika Allah mengijinkan Suci lagi lah kita, tapi asal jangan
mengkhianati yang mensucikan sajah.
AKU BELUM BERHIJAB ?
“Bukankah wanita baik baik itu
harus berhijab ?” , emang wanita muslimah itu identik dengan hijabnya,
tapi coba kita berfikir apa hijab itu merugikan kita ? apa berhijab itu
memperjelekan kita, apa berhijab itu membuat laki – laki tidak cinta kepadamu. Bukankah
kebanyakan kejadian negative itu terjadi karena karena tidak berhijab.
“Ada kok yang berhijab tapi
perbuatanya di luar nalar”, jangan berfikir seperti itu dulu dong, coba
saja dulu, kalau pertanyaan itu mah, tergantung orangnya bukan. Belajar lah
dulu memakai hijab, bahkan kelihatan cantik, tidak panas, tidak kena debu, di
cintai laki-laki sholeh, laki – laki baik – baik. Emang mau di cintai laki –
laki tidak baik, tidak sholeh, tidak mau bukan.
BERGAUL DAN BERPERILAKU SOSIAL YANG
BAIK
“Berteman yang baik “ ya berteman yang baik, maksudnya kita cari
dong teman – teman yang baik, kenapa harus berteman sama orang yang baik ?. kan
pernah kita mendengar kalau kita berteman dengan orang mengembala domba pasti
kita akan ikut bau dengan domba, dan sebaliknya kalau kita berteman dengan
penjual minyak wangi pasti kita ikut bau
wanginya.
Bergaul/berteman
perlu, bukan harus milih milih mana yang baik – mana yang buruk, kita berteman
untuk siapa saja, asalkan jangan kita mengikuti sifat buruk teman kita
tersebut.
Alangkah
baiknya kita bergaul/berteman dengan orang yang baik yang sholeh, sholehah,
biar kita mengikuti sifatnya tersebut.
Kan
kamu pingin menjadi bidadari Bumi. Jadikan dirimu sesuci mungkin, biarkan teman
– temanmu seperti apa ? yang penting kamu berprinsip berdasarkan Alquran dan
Hadist.
HINDARI DARI 10 DOSA BESAR
Dari
sepuluh dosa besar itu kita harus waspada, sekarepmu mau ngapain saja tapi
ingat pasti ana tanggung jawabe setiap perbuatanmu. Kalau kita pingin suci
Jasmani dan rohani harus hindari dari 10 dosa besar tersebut apa sajah sih dosa
besar tersebut. :
1. Syirik
(Menyekutukan Allah SWT).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya". (An Nisaa: 48).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya". (An Nisaa: 48).
Dan Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maidah: 72)
"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". (Al Maidah: 72)
2. Berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Yusuf: 87).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".(Yusuf: 87).
3. Merasa aman dari ancaman Allah SWT.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (Al A'raaf: 99)
4. Berbuat durhaka kepada kedua orang tua.
Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'.
Karena Allah SWT mensifati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". (Maryam: 32).
5. Membunuh.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya". (An Nisaa: 93).
6. Menuduh wanita baik-baik berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". (An Nuur: 23)
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena la'nat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar". (An Nuur: 23)
7. Memakan riba.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". (Al Baqarah: 275)
8.Lari dari medan pertempuran.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.
Maksudnya, saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka, dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu, kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman :
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)
"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16)
9. Memakan harta anak yatim.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa: 10)
Tentang hal ini Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". (An Nisaa: 10)
10. Berbuat zina.
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69)
Tentang hal ini Allah SWT berfirman:
"Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69)
Cara menghapus dosa besar:
Di dalam Al Quran di sebutkan bahwa Allah akan mengampunkan semua dosa kecuali syirik artinya dengan taubat nashuha dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut insya Allah akan diampunkan dan apabila dosa yang berkaitan dengan manusia misalnya kedzoliman maka harus meminta maaf kepada orang di dzolimi. Wallahu'alam. Sumber: ustd. yusuf mansyur
Di dalam Al Quran di sebutkan bahwa Allah akan mengampunkan semua dosa kecuali syirik artinya dengan taubat nashuha dan berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut insya Allah akan diampunkan dan apabila dosa yang berkaitan dengan manusia misalnya kedzoliman maka harus meminta maaf kepada orang di dzolimi. Wallahu'alam. Sumber: ustd. yusuf mansyur
Kalau kita
sudah mengikuti pada deretan poin di atas, Insya allah kita terhindar dari
kekotoran jasmani maupun rohani, otomatis kita bisa bersih dari semua itu, dan
jadikan Imamu yang pertama menodaimu.
Doa :
sumber: yusuf mansyur
Ya Allah semoga Engkau mau mengampuni dosa kami semua Ya
Allah. Kepada siapa lagi Ya Allah aku meminta ampun selain kepadamu Ya Rabb.
Aamiin Ya Rabbal'alamiin.

0 comments:
Post a Comment